Posted by: fullofhazard | January 8, 2008

Movie – Lost In Translation

Lo dah pernah nonton Lost In Translation???

Lo musti nonton nih film…
Gue ngrasa nih film bagus banget bwat referensi lo di masa mendatang…

Film ini ditulis dan disutradarai oleh Sofia Coppola, putri sutradara besar Amerika, Francis Ford Coppola. Film ini mendapat 4 nominasi Oscar, termasuk sutradara terbaik, dan meraih Oscar untuk Screenplay terbaik. Sofia Coppola adalah wanita pertama yang berhasil masuk nominasi Oscar sebagai sutradara terbaik. Kabarnya, film ini hanya membutuhkan waktu 27 hari untuk pengambilan gambarnya. Mungkin itu juga sebabnya mengapa film ini begitu sederhana.

Mengambil tempat di Tokyo, Jepang, film ini mengisahkan tentang pertemuan dua orang Amerika di negeri asing, yaitu seorang pria setengah baya, Bob Harris (Bill Murray), dan perempuan muda 18 tahun yang baru saja menikah, Charlotte (Scarlett Johansson). Bob adalah aktor terkenal Amerika yang datang ke Tokyo dalam rangka membintangi sebuah iklan Whiskey, sementara Charlotte adalah istri seorang fotografer yang datang untuk menemani dinas suaminya, dan mereka menginap di hotel yang sama. Walaupun usia mereka terpaut jauh, mereka memiliki suatu kesamaan, yaitu merasa bahwa kehidupan perkawinan mereka begitu hampa. Bob yang sudah lama menikah dan memiliki beberapa anak, merasa kehidupan perkawinannya sudah tidak sebahagia dulu lagi, sementara Charlotte merasa dia telah salah memilih pasangan hidup. Awalnya, mereka merasa terdampar, kesepian, dan tak betah tinggal di Tokyo karena sangat sedikit orang yang mereka kenal dan berbicara bahasa mereka. Keadaan berubah ketika akhirnya mereka berdua bertemu, dan dimulailah kisah roman yang sangat unik antara dua insan yang umurnya terpaut cukup jauh itu.

Film ini sepertinya memang bukan tipe yang bisa ditonton selayang pandang, tapi perlu sedikit memutar otak dan perenungan untuk memahami makna dan segi bagusnya. Apalagi film ini memiliki ending yang cukup menggantung, seolah penonton diberi kebebasan untuk menginterpretasikan kesimpulan akhirnya. Setelah menonton dan mencoba memahami untuk kedua kalinya, saya sepertinya mendapatkan rasa itu. Ini bukan film drama percintaan biasa. Ini bukan kisah tentang perselingkuhan. Ini film tentang dua manusia yang merasa terdampar dan ‘hilang’ yang disatukan oleh keadaan. Pada akhirnya, semua orang ingin ‘ditemukan’.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: